publikzone.com


Target Survei Seismik 3D Chrysant oleh PT BGP Indonesia Akan Rampung Dalam Waktu Dekat

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Guna menyongsong dan memenuhi target menunjang produksi Migas nasional, PT BGP Indonesia menargetkan Survei Seismik Chrysant 3D di wilayah Kota Prabumulih, PALI, Muara Enim, Sumatera Selatan akan rampung dalam waktu dekat.

Jumadi selaku Humas PT Beureu Geophysical Prospecting (BGP) mengungkapkan bahwa progres kerja  Topografi atau pemasangan Patok sudah mencapai 95%, dan untuk wilayah Kota Prabumulih ditargetkan rampung dalam 5 hari kedepan.

"Kegiatan drilling (pemboran) dangkal di wilayah Kecamatan Prabumulih Utara saat ini sudah mencapai 90 persen. Sementara untuk wilyah kecamatan Prabumulih Timur penyelesaian ditargetkan pada akhir bulan April 2021," katanya, Minggu (18/4/2021).

Menurut Jumadi, kegiatan perekaman/ recording sudah mencapai 30 persen dan saat ini sedang beroperasi di wilayah kota Prabumulih Kelurahan Tanjung Telang, Gunung Kemala dan Patih Galung. Sementara desa yang berada di Kabupaten PALI dan Muara Enim telah selesai secara teknis.

"Tinggal lagi yang tersisa yakni kegiatan kehumasan/Non Teknis seperti  pendataan akhir lahan, bangunan terdampak dan di verifikasi serta legalitaskan oleh kepala desa dan selanjutnya akan dilakukan pembayaran bertahap desa demi desa secara transparansi dan disaksikan oleh tripika setempat dan pemdes," ungkapnya.
 
Jumadi menambahkan, untuk proses pembayaran kompensasi lahan yang terlewati seismik baru 1 Desa yaitu Desa Kahuripan kabupaten Muara Enim. Sementara desa lainnya yang berada di kecamatan Tanah Abang Kabupaten PALI dalam waktu dekat ini akan direalisasikan pembayarannya. 

"Tidak ada gading yang tak retak, dari awal program permerintah pusat ini untuk mendapatkan data keberadaan minyak dan gas bumi dijalankan selalu ada permasalahan khusunya dampak sosial kemasyrakatan akan tetapi sistem penyelesaian masalah selalu mengedepankan sistem pendekatan secara Persuasif, Diskusi serta mediasi dengan pemdes dan Tripika," ujarnya. 


Selama kegiatan berjalan kata Jumadi, ada pro dan kontra dari masyarakat terkait proses pelaksanaan seismik 3D Chrysant ini.

"Itu hak masyarakat, setuju atau tidak. Kita hanya mengimbau untuk mendukung. Apalagi, seismik 3D Chrysant untuk menambah cadangan minyak dan gas (Migas). Guna menyongsong dan memenuhi target menunjang produksi Migas nasional,” ungkapnya.

Dirinya berharap, tugas PT BGP sebagai pelaksana survei atau pemetaan potensi Migas bisa berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. “Semoga, semua kendala ada solusinya. Untuk memperlancar tugas kita,” imbuhnya.

Jumadi juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran pemerintahan baik Kabupaten, Kecamatan, Polsek, Koramil, Pemdes, Tokoh Masyarakat, LSM, Media, Tokoh Agama, Pemuda serta masyrakat pemilik lahan dan bangunan.

"Atas bantuan mereka pelaksana survei Seismik 3D Chrysant yang dilakukan oleh PT BGP Indonesia atau pemetaan potensi Migas bisa berjalan lancar dan tanpa kendala," tandasnya. (Ard)

Posting Komentar

0 Komentar