publikzone


 

Tak Diberi Uang, Jukir Ini Pecahkan Kaca Mobil


PRABUMULIH, PUBLIKZONE
--- Adi Saputra (24) Warga jalan Prof M Yamin, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih, gelap mata hanya karena tidak diberi uang. 

Lelaki yang keseharianya berkerja sebagai Juru Parkir (Jukir) ini, nekat memukul kaca mobil Light Truck Box yang dikemudikan Bambang Eko Setiawan (26)  dengan sebilah parang sampai pecah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu berawal saat korban memarkirkan mobil Light Truck Box di pelataran parkir toko Angel yang berada di kawasan jalan M. Yamin Kelurahan Mangga Besar, Selasa (20/10/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Ketika korban keluar parkiran, Adi Saputra menagih uang jasa parkir. Namun terjadi selisih paham antara keduanya. Tak kuasa menahan emosi, pelaku kemudian mengancam korban dan memecahkan kaca mobil dengan sebilah parang.

Tak ingin kehilangan nyawa begitu saja, korban pun tancap gas menyelamatkan diri dan melapor ke Polsek Prabumulih Barat.
Kepada Polisi, korban mengatakan Kaca mobil Light Truck Box nya, pecah di bagian depan sebelah kanan setelah dirusak pelaku.

Mendapati laporan itu, Tim opsnal Polsek Prabumulih Barat dipimpin Kanitres, Ipda Darmawan SH langsung melakukan penyelidikkan dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku.

Pelaku pun diamankan tanpa perlawanan saat berada di Gudang Indomarco, Kelurahan Mangga besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Kamis (22/10/2020) sekira pukul 13:00 WIB.

Kapolres Kota Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Suryadi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH membenarkan jika pihaknya mengamankan tersangka Adi Saputra atas kasus Tindak Pidana Pengrusakan.

"Motifnya sakit hati karena tidak diberi uang. Setelah cekcok mulut, pelaku sempat pulang kerumah dan mengambil parang. Parang tersebutlah yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca mobil korban," kata Ipda Darmawan.

Dari tangan tersangka, lanjut Ipda Darmawan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang (golok) bergagang kayu warna coklat dan sebilah pisau. 

"Akibat perbuatan tersebut, Pelaku terancam pasal 406 KUHP tentang Tindak Pidana Pengrusakan," tegasnya. (Ard/Bio/Frd)

Posting Komentar

0 Komentar