publikzone


DPRD Bangka Studi Banding ke Dinkominfo Muba

MUBA, PZ - Ada banyak upaya dalam penanganan covid-19. Termasuk tentang penyebaran informasinya, perkembangan dari setiap daerah mulai dari jumlah sudah terpapar dan jumlah yang sudah sembuh dari covid-19, itu penyebarannya harus jelas. Agar tidak  timbul opini-opini yang dapat menambah kekhawatiran.

Untuk itu, hari ini Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin menerima Kunjungan Kerja dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka dalam rangka Sharing tentang Pengolaan Informasi termasuk Menangani Berita hoax serta Penanganan Pasca Pandemi Covid-19, Kamis (16/7/2020) Virtual Room Diskominfo Muba. 

Dalam kunjungannya diterima Kadiskominfo Muba Herryandi Sinulingga AP Muba  yang diwakili Sekretaris Dinas Kominfo Muba H Nurzahrawati SPd MT, yang dalam kesempatan tersebut mengatakan dengan senang hati menyambut kedatangan dari Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bangka yang pada hari ini melakukan studi banding ke Diskominfo Muba. 

"Alhamdulillah Kabupaten Muba menjadi pilihan untuk dapat di kunjungi dilakukan studi banding. Semoga kita dapat sharing berbagi informasi serta dapat membawa pesan dan kesan yang baik ke Bangka" katanya.

Sudah menjadi peran dari Dinas Kominfo melakukan pengolaan informasi serta penanganan pasca pandemi Covid-19. Baik melalui sosialisasi dan bekerjasama serta memanfaatkan media massa baik cetak elektronik, media online termasuk Sosial Media , baliho dan spanduk dalam penyebaran informasi, dan kita juga memiliki melalui website resmi Covid-19 Kabupaten Muba sebagai rujukan masyarakat muba sebagai web resmi informasi penanganan covid19 di Musi Banyuasin 

" Bahkan kita juga dapat melakukan Video Conference pada  Command Center 112 untuk mendengarkan secara langsung laporan dari masyarakat terkait Covid-19," Jelasnya

Ditambahkan Sekdin Kominfo muba dalam diskusi ini, Dengan menyaring informasi yang belum di share dapat mengurangi penyebaran berita hoax. Lakukan pemantauan terhadap media sosial. Ada 13 posko darurat yang telah sebaran untuk penanganan covid-19.

"Sesuai dengan simbol dari Dinkominfo Muba Messenger of muba yaitu meyampaikan pesan kepada masyarakat. Dimana Penyebaran Informasi yang dapat meroket cepat dan tidak keluar pada jalurnya. Kemudian menyikapi dampak ekonomi dari ketakutan covid-19. Peran dari media sosial itu sangat penting yang bisa membuat opini masyarakat menjadi positif", tambah Wati.

Sementara itu, Ketua komisi III DPRD Kabupaten Bangka
Romlan SH menyampaikan sambutan yang sangat berkesan dan kami sangat senang dapat menjadi saudara baru di Kabupaten Muba dan semoga silaturahmi ini bisa terus terjalin. 

Terkait berita hoax, karena dimasa pendemi Covid-19 ini banyak berita dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab menyebarkan berita yang tidak benar baik dalam bentuk tulisan maupun video.

"Adanya berita hoax yang sudah disebarkan dari orang yang tidak tau kebenarannya akan menimbulkan kesimpangsiuran informasi sehingga informasi yang beredar di masyarakat tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya", Ungkapnya.

Dari diskusi ini kami telah mendapatkan banyak pelajaran dari Dinkominfo Muba. Ini  menambah informasi bagi kami, terkait bagaimana sistem pengelola informasi yang di terapkan di Dinkominfo Muba dan cara penanganan berita hoax.(SBG)

Posting Komentar

0 Komentar