publikzone


Buat Township Tanah Putih,PTBA Gelontorkan Dana 537 Miliar

Muara Enim -- Dalam rencana pengembangan jangka panjang tambang dan penataan wilayah di dalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Penambangan Air Laya, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membuat Perumahan Township Tanah Putih yang menelan dana sekitar Rp 537 Miliar.

"Ini sudah kita efisiensi hingga berkurang dari setengah yang kita anggarkan sebelumnya sekitar Rp 1,4 Triliun," kata Dirut PTBA Arviyan Arifin yang didampingi jajaran Direksi dan Komisaris PTBA pada saat meresmikan Perumahan Township Tanah Putih, di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Senin (03/03/2020).

Menurut Arviyan, pembangunan pemukiman township Tanah Putih ini, dilatarbelakangi adanya rencana pengembangan jangka panjang tambang serta penataan wilayah di dalam IUP operasi penambangan Air Laya. Atas dasar tersebut maka, PTBA merelokasi perumahan karyawan yang semula berada di basecamp dan townsite ke lokasi Tanah Putih yang secara administrasi berada di wilayah kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim.

"Kita mulai pembangunan dari tanggal 6 November 2017, dan diperkirakan selesai pada tanggal 31 Mei 2020 dengan nilai kontrak Rp 537.282.400.000 milyar," ujarnya.

Awalnya, lanjut Arviyan, kita sangksi bisa dibangun di Tanah Putih seluas 55 hektar, sebab medannya sangat berat sebab topography tanahnya yang berbukit-bukit. Padahal sebelumnya telah disepakati perumahan tersebut akan dibangun di Mahayung, Kecamatan Muaraenim,dan kontraktor dan nilai kontraknya sekitar Rp 1,4 Triliun sudah kita anggarkan,namun itu kita batalkan.

"Setelah melalui rapat dan pembahasan serta pertimbangan nilainya terlalu besar dan jauh dari kota Tanjung Enim serta ingin efisiensi lagi yakni sekitar 12 km, maka akhirnya Pembangunan tersebut diputuskan dibangunkan di Tanah Putih dengan nilai proyek Rp 537 Miliar."ucap Arviyan.

Untuk  pekerjaan pembangunan perumahan lanjut Arviyan,terdiri dari rumah kelas I dengan luas bangunan 212 meter persegi sebanyak 31 unit, rumah kelas II dengan luas bangunan 169 meter persegi sebanyak 68 unit, rumah kelas III dengan luas bangunan 147 meter persegi sebanyak 228, unit griya VVIP dengan luas bangunan 326 meter persegi sebanyak enam unit sehingha total seluruh rumah yang dibangun sebanyak 333 unit. Selain itu, juga dilakukan pembangunan apartemen terdiri dari tiga lantai sebanyak 60 unit kamar dengan total luas bangunan 4041,29 meter persegi.

"Untuk apartemen ini memiliki dua tipe kamar yakni tipe single/studio sebanyak 36 kamar dan tipe family sebanyak 24 kamar. Kemudian ada juga pusat olahraga lingkungan dengan luas 911,89 meter persegi merupakan pusat olahraga yang diperuntukkan untuk penghuni township Tanah Putih yang terdiri dari lapangan bulutangkis indoor, tenis meja indoor, lapangan basket indoor dan outdoor serta lapangan tenis outdoor. Lalu ada juga gedung serbaguna dengan luas 359.964 meter persegi berkapasitas 1000-1300 orang, lahan parkir berkapasitas 165 kendaraan roda empat. Bangunan ini terdiri dari backstage, ruang artis, toilet  gudang, dan ruang administrasi."Paparnya

Dan untuk mendukung aktifitas kinerja, sambung Arviyan lagi,juga dilengkapi lapangan helipad seluas 1374,11 meter persegi yang terdiri dari tiga landasan helikopter yang diperuntukkan untuk medical evacuation dan tamu khusus PTBA. Kemudian gardu penghubung, gardu distribusi dan gardu genset seluas 240 meter persegi sebagai sarana pendistribusian listrik ke pemukiman Tanah Putih. Lalu ada bangunan club house, masjid, TPA kantor pengelola, kantor keamanan, rechall, messhall, apartemen dan griya VVIP.

"Kita ingin perumahan ini benar-benar benar-benar nyaman bagi penghuninya sehingga rumahku adalah surgaku," tegasnya.

Sementara itu Bupati Muaraenim yang diwakili Camat Lawang Kidul Drs H Rahmat Noviar MSi, mengapresiasi atas peresmian perumahan Township Tanah Putih tersebut,dan semoga kedepan akan bisa bermanfaat baik bagi masyarakat, pemerintah dan PTBA sendiri.

"Mudah-mudahan dengan tempat tinggal yang baru, seluruh karyawan PTBA bisa bekerja lebih semangat untuk mencapai target produksi 28 juta ton pertahun. Dan dengan semakin besarnya pendapatan yang diraih, tentu CSR PTBA akan semakin besar dikucurkan ke masyarakat."Pungkas Rahmat Noviar.

Posting Komentar

0 Komentar