publikzone


Vendorday Pertamina EP Asset 2 dan Mitra Kerja, Tandatangani Ikrar Good Corporate Governance

PRABUMULIH, PUBLIKZONE.COM – Vendorday Pertamina EP Asset 2 bersama Mitra Kerja melakukan penandatanganan ikrar Komitment Etika Kerja  dan amp Bisnis (Good Corporate Governance) sebagai wujud prinsip kerja “Clean”. Penandatanganan tersebut diselenggarakan di Gedung Patra Ria Komperta Prabumulih pada Kamis lalu (20/02/2020).

Vendorday ini mengusung Judul Vendors Roundtable bertajuk "Meningkatkan Daya Saing dan Potensi Penyedia Barang dan Jasa Daerah melalui Sinergi, Integritas, serta QHSSE Excellence". Acara rutin tahunan ini dihadiri 222 peserta dan 155 perusahaan mitra kerja/vendor PT Pertamina EP Asset 2.

General Manager Pertamina EP Asset 2, Astri Pujianto mengatakan, pihaknya bertanggung jawab memberikan informasi terbaru tentang pengadaan barang dan jasa agar para vendor dapat berkembang dengan penuh integritas.

“Kami bertanggung jawab untuk memberikan informasi dan materi terbaru tentang pengadaan barang dan jasa kepada vendor, dan mendorong para vendor berkembang dengan penuh integritas sehingga dapat terus meningkatkan kontribusi pendapatan daerah Kota Prabumulih,” ungkap Astri Pujianto dalam sambutannya.

Asri Pujianto juga menegaskan kepada para mitra kerja untuk selalu mengutamakan kualitas pekerjaan dengan menjunjung koridor hukum. Hal ini merupakan mewujudkan ikrar prinsip kerja "Clean".

"Apabila menemukan kinerja atau perilaku dari pekerja atau “user” yang nakal karena tidak sesuai dengan prosedur, jangan dihiraukan. Segera laporkan kepada saya!" tegas Astri.

Dikesempatan yang sama, Asset 2 SCM Manager, Bayu Kusuma Tri Aryanto menyampaikan bahwa dengan acara ini diharapkan para vendor dapat mengerti sistim tata kerja dan prosedur yang lebih mendalam. Lebih lanjut, dibahas juga pentingnya proses pengadaan barang/jasa harus sesuai kaidah PTK 007 dan hukum yang berlaku.

“Tindakan penyimpangan akan terjadi bila ada campur tangan dua belah pihak yang dipengaruhi tekanan dan kesempatan. Tindak penyimpangan didalam pengadaan barang dan jasa adalah jenis pidana yang memiliki sanksi hukum yang menjerat para pelaku” tutup Bayu.

Diketahui, Acara Vendors Roundtable yang dimulai pukul 8.00 WIB diisi dengan materi Etika Bisnis yang dibawakan VP Internal Audit, Sistim Management HSE oleh fungsi HSSE,  IP2P dan CIVD oleh fungsi SCM kantor pusat, Procurement dari fungsi SCM Asset 2, Invoicing dan tata cara pembayaran dari fungsi finance, serta akte perusahaan/ legalitas oleh fungsi Legal & Relations.

Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan juga launching pemakain aplikasi Mandiri Global Trade 2.0. Dengan aplikasi berbasis smart phone ini dimaksudkan untuk memutakhirkan verifikasi secara online perihal keabsahan/keaslian surat jaminan dari Bank Mandiri yang digunakan vendor yang mengikuti pekerjaan di lingkungan PT Pertamina EP. (Atika Rusi Kuncoro dan Arie Fahlupi)

Posting Komentar

0 Komentar