Resedivis Penganiayaan, Kembali Ditangkap Atas Kasus Sabu

PRABUMULIH, PUBLIKZONE -- Pasca bebas dari penjara atas kasus penganiayaan, Govindra alias Gopi (33) warga gang surya, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, kembali ditangkap atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 0.16 gram.

Gopi ditangkap di wilayah jalan prof M Yamin, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (17/9/2019) pukul 00.15 WIB. Polisi mengindikasikan, Gopi baru saja pulang membeli sabu-sabu dan berniat untuk mengonsumsinya.

Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal saat Timsus Tantura melakukan giat potrolli rutin antisipasi 3C dan kejahatan jalanan di seputaran jalan prof M Yamin. Di TKP, Polisi melihat dua orang laki laki mengendarai satu sepeda motor.

Belum sempat berpapasan dengan anggota patroli, tiba tiba Govi CS memutar arah motor. Namun naas, motor yang dikendari keduanya terjatuh. Bahkan, rekan Govi  berhasil melarikan diri.

Merasa curiga, Polisi langsung mengamankan Govi. Dalam penggeledahan badan, polisi menemukan 1 paket narkotika jenis sabu di dalam kantong celana samping sebelah kanan.

Kepada Polisi, Govi mengaku baru saja membeli sabu dan berniat menkonsumsinya. Atas temuan sabu itu, tersangka Govi dibawa ke Polres Prabumulih berikut motor Honda Beat orange BG 2011 CN.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH mengatakan, saat ini tersangka Govi masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak penyidik Satres Narkoba Polres Prabumulih.

"Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui identitas rekannya sekaligus tempat mereka membeli sabu. Akibat ulahnya, tersangka terancam pasal 112 Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun." tegasnya. (Ard/Bio)

Posting Komentar

0 Komentar