publikzone


Kabupaten Muba Miliki Cadangan Gas Terbesar Ke 4 Di Dunia

Foto/ Humas SKK Migas Sumbagsel

MUBA, PUBLIKZONE.COM --- Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan, termasuk dalam area Giant Discovery yang memiliki cadangan Gas terbesar ke-4 di dunia sepanjang tahun 2018-2019.

Dilansir dari Kompas.com, Cadangan gas ini ditemukan di blok Sakakemang, Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir. Repsol SA, perusahaan energi asal Spanyol memperkirakan potensi gas baru di blok tersebut mencapai dua Triiliun Kaki Kubik (TFC).

Repsol berencana mengebor sumur yang kedua di blok Sakakemang pada Kuartal IV tahun Ini. Repsol dan mitra kerjanya berharap dapat mencapai gas pertama dalam waktu tiga tahun. Hal ini jauh lebih cepat dari proyek serupa yang pernah dikerjakan sebelumnya. 

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin berharap, temuan cadangan gas terbesar tersebut dapat mendongkrak Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Banyuasin sekaligus menjadikan Muba Lebih maju dan berkembang.

Dodi mengatakan, Jika kontrak antara pemerintah dan Repsol dilakukan maka akan ada hitungan bagi hasil ke Pemkab Muba. Menurut Dodi, biasanya pembagian pusat dan daerah itu 70:30 persen. 

Dari 30 persen pemasukan, Pemkab Muba mendapat  12 persen, 6 persen Pemprov, dan sisanya dibagi ke sejumlah kabupaten/kota lain yang ada di wilayah Sumsel. "APBD Muba juga diprediksi mendapat Rp 6-7 triliun jika blok migas tersebut sudah beroperasi," Katanya. 

Dodi menuturkan, Cadangan gas yang ada dapat dimanfaatkan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bayung Lencir. Nantinya, PLTG itu bisa menyuplai pasokan listrik ke sejumlah wilayah MUBA. 

"Selain sektor itu, pasokkan Gas yang ada bisa memenuhi kebutuhan jaringan gas baru di Bayung Lencir dan Sungai Lilin. Tentunya itu juga akan menambah  pemasukan ke kas daerah," ungkapnya.

Menurut Dodi, Muba saat ini memproduksi gas sekitar 220.000 MMCFD. Sedangkan potensi gas baru di Blok Sakakemang diprediksi mampu melampaui produksi hingga dua kali lipat.

"Blok Sakakemang mengurangi angka penangguran. Saya mengupayakan jajaran direksi Respsol untuk semaksimal mungkin menyerap tenaga kerja lokal," Tandasnya. (SBG)

Posting Komentar

0 Komentar