Batal Transaksi, Tersangka Pengedar Sabu Diborgol Polisi

PRABUMULIH, PU LIKZONE --- Septian Ali Pratama (27 tahun) warga Jalan Stasiun RT 06 RW 01, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, batal mendapat keuntungan dari hasil penjualan Narkoba.

Pasalnya, Ia terlebih dahulu ditangkap saat akan melakukan transaski sabu sabu di seputaran area Bank BRI, Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih Barat, Jum'at Subuh (9/8/2019) sekitar Pukul 02.00 WIB.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita barang bukti 1 paket sabu dengan berat bruto 10,13 gram. Barang bukti tersebutlah yang menghantarkan tersangka ke tahanan sementara Polres Prabumulih. 

Informasi yang dihimpun, Ungkap kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang resah dengan aktifitas transaksi jual beli sabu di seputaran wilayah Bank BRI. Untuk memastikan keakuratan Informasi itu, Tim Restik kemudian melakukan pengintaian ke wilayah yang dimaksud. 

Selang beberapa jam, Petugas melihat seorang pemuda dengan gelagat yang mencurigakan. Merasa diawasi, tersangka mencoba menjauh. Tak ingin buruanya hilang, Petugas langsung melakukan penyergapan.

Dari penggeledahan, Polisi menemukan kotak rokok yang tersimpan di saku celana tersangka. Setelah dibuka tenyata berisi 1 paket Narkotika jenis sabu. Selanjutnya Tersangka di bawa ke Polres Prabumulih guna proses penyidikkan.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Kasat Narkoba, AKP Zon Prama SH mengatakan, Dengan barang bukti sabu seberat 10,13 gram, Tersangka Septiana Ali Pratama sudah masuk kategori pengedar. 

"Atas perbuatan itu tersangka diancam hukuman penjara minimal 6 tahun  dan paling lama 20 tahun, Sebagaimana diatur dalam Pasal 114 sesuai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika golongan I Jenis Sabu," Tandasnya. (Ard/Bio)

Posting Komentar

0 Komentar