publikzone


Naikkan Harga Karet, Ini Terobosan Pemkab MUBA

MUBA, PUBLIKZONE.COM --- Dalam beberapa tahun terakhir, Kondisi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muba belum membaik, indikatornya hampir 85 persen masyarakat Muba bermata pencarian petani karet.

Permintaan dari pasar dunia yang menurun, berbanding terbalik dengan produksi yang justru meningkat. Hal ini berimbas pada anjloknya harga karet yang cukup signifikan.

Kendati demikian, Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin mempunyai komitmen untuk memperbaiki taraf perekonomian masyarakat Muba dengan meningkatkan harga jual Komoditas karet.

Salah satu upaya yang diambil yaitu dengan menjadikan bahah baku karet sebagai campuran untuk pembuatan jalan Aspal. Terobosan ini tentunya akan menyerap hasil produksi petani karet dan mendongkrak harga jual karet.

Hal itu Ia ungkapkan saat menemui Masyarakat di Desa Sumber Rejeki (B1) Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyu Asin, Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (25/5/2019).

"Kita tidak bisa mengendalikan harga karet karena itu mengikuti pasar dunia. Namun jika hanya menunggu pasar dunia tentunya perekonomian kita akan terpuruk. Maka solusi yang kita ambil yakni melakukan program Aspal Karet," Ucapnya.

Dodi menambahkan, Pembagunan jalan dengan menggunakan bahan Aspal karet telah berhasil dilakukan di ruas jalan seberang Mangun Jaya sampai ke wilayah Suka Jaya (SP3). Tahun 2019 ini, Pembangunan akan diterapkan di jalan poros Kabupaten.

"Keberhasilan ini menjadikan Muba sebagai Kabupaten pelopor yang menerapkan program Aspal Karet di Indonesia. Kementerian PUPR pun memberikan reward sebesar 25 Milyar sebagai hadiah untuk pembangunan Jalan di Musi Banyuasin," Ungkapnya.

Selain itu kata Dia, Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri telah memerintahkan seluruh Gubernur Provinsi yang penduduknya menggantungkan hidup pada perkebunan karet untuk menerapkan program tersebut.

"Kita bangga bapak Presiden telah menyetujuinya. Tentulah harapan kita bersama agar kedepan harga komoditi karet naik dan stabil," Tutupnya. (Ard/Sbg)

Posting Komentar

0 Komentar