Angka Penderita DBD Di Kota Prabumulih Meningkat

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Selama tahun 2018, Pasien penderita penyakit demam berdarah dangue (DBD) di kota Prabumulih terus bertambah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Pasien penderita DBD mencapai 110 orang, Angka tersebut meningkat dari tahun lalu yang tercatat hanya 82 orang. 

Kepala Dinas kesehatan Kota Prabumulih dr Happy Tedjo TS mengatakan, Angka yang didapat dalam siklus lima tahunan tersebut terpantau dari kunjungan pasien disejumlah layanan kesehatan di Kota Prabumulih.

"Saat ini kota Prabumulih dalam status waspada terhadap virus yang disebabkan serangan nyamuk Aedes Aegypti. Untuk yang paling rentan terkena DBD adalah Anak anak sekolah tingkat SD, Karena aktivitas mereka belajar dari pagi hingga siang duduk dengan kaki tersembunyi di bawah meja. Nah, nyamuk jenis ini paling aktif pada pagi hingga siang hari" jelasnya, Rabu (26/12).

Tedjo menambahkan, Untuk menekan jumlah penderita DBD, Pihaknya terus berupaya melakukan penyuluhan dari tingkat Puskesmas hingga ke Posyandu Posyandu yang ada. Selain itu, pihaknya juga membagikan bubuk pembasmi jentik jentik nyamuk secara gratis serta fogging.

Menurutnya, nyamuk Aedes Aegepti berkembang biak di air yang bersih. Mengingat saat ini musim penghujan, Masyarakat harus mewaspadai semua tempat penampungan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk tersebut.

"Kita berharap masyarakat tetap menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan menguras bak mandi, mengubur barang bekas, menutup tempat-tempat penampungan air serta menaburkan bubuk Abate. Ini merupakan cara yang efektif untuk mengurangi perkembangan nyamuk," Ungkapnya.

Diakhir wawancara Tedjo menjelaskan, jika terkena DBD biasanya timbul gejala demam dengan suhu tinggi hingga membuat tubuh menggigil, sakit kepala, nyeri di belakang bola mata, ruam seperti bintik-bintik merah kehitaman di bawah kulit. 

Bahkan ada juga gejala lain seperti perut terasa nyeri disertai muntah, tubuh lemas. Dan fase lanjutnya bisa mebuat penderita mengalami perdarahan pada hidung, gusi serta urine, feses, dan muntah yang mengandung darah. 

"Jika keluarga demam tinggi dengan kriteria seperti ini, segeralah bawa kerumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis," Tandasnya. (Ard)

Posting Komentar

0 Komentar