publikzone


Sosok Mayat Di Prabujaya, Polisi Bekuk Pelakunya

PRABUMULIH, PUBLIKZONE -- Masih ingat dengan peristiwa penemuan sosok mayat laki laki di wilayah jalan Lintas Sungai Medang pada senin (13/5/2018) lalu. Jasad lelaki tersebut ditemukan tergeletak disemak semak dengan kondisi hampir membusuk.

Bahkan disekujur tubuh korban banyak ditemukan luka lebam. Kondisi saat itu, celana korban dalam keadaan terbuka sampai ke kaki serta kancing dan baju korban dalam keadaan terbuka sepenuhnya.

Koban yaitu Supri Agus Mulyono (43) warga Prumnas Griya Sungai Medang Permai Rt.02 Rw. 09 Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih. Terungkapnya kasus ini, setelah pihak kepolisian mendalami beberapa petunjuk yang didapat di tempat kejadian perkara.

Usai melakukan serangkaian proses pengembangan dan penyelidikan, Anggota Kepolisian resor Prabumulih akhirnya berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku yaitu Patra Bawana (20) dikediamanya diwilayah Perumnas Griya Medang Permai, Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, Kamis (31/5).

Diketahui, kasus ini sementara merupakan kasus tabrak lari yang dilakukan Patra Bawana terhadap korban Agus Mulyono (43) hingga mengakibatkan korban meniggal dunia. Saat ini Polisi masih mendalami Pengakuan dan Alibi tersangka.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH  melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto SH MH mengatakan, dengan penyelidikan secara mendetail dan dibantu alat bukti lain yang ditemukan di TKP, Maka petugas kita Berhasil mengungkap kasus tersebut.

"Tersangka kita tangkap di kediamanya. Saat ini tersangka masih kita  mintai keterangan lebih detail terkait tabrak lari yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang," Ujar AKP Eryadi Yuswanto.

Informasi yang dihimpun, Peristiwa itu terjadi pada senin (13/5/2018) lalu. Saat itu pelaku ingin pulang kerumahnya dengan mengendarai sepeda motor yamahan Vega R miliknya. Di tengah jalan saat tiba di TKP pelaku menabrak korban Supri Agus Mulyono di karenakan, motor pelaku tidak memiliki lampu.

Tabrakan tersebut menyebabkan korban terpental, sementara pelaku juga terjatuh namun masih dalam keadaan sadar. Melihat korbannya pingsan, Ia langsung tancap gas pulang kerumahnya. 

Beberapa menit setelah sampai dirumah, pelaku yang merasa cemas kembali lagi ke TKP untuk melihat kondisi korban yang ditinggalkanya. Melihat korbanya sudah meninggal dunia, pelaku menarik tangan korban dan meyeret tubuh korban ke atas kebun karet agar supaya tidak terlihat oleh orang. 

Lalu pelaku berinisiatif untuk menurunkan celana korban agar korban seolah olah telah dirampok. Usai menjalankan rencananya, pelaku pulang kembali kerumah. (Ard/Bio)

Posting Komentar

0 Komentar