publikzone


Puluhan Barel Minyak Pertamina Cemari Sungai Dua Pali

PALI - publikzone.com - Pipa line transfer produksi milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, kembali mengalami kebocoran, sehingga diperkirakan puluhan barel minyak mentah berwarna hitam pekat keluar dari pipa itu, mengaliri hulu sungai dua, yang terletak diantara Desa Setia Jaya kecamatan Sungai Keru, kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) dan Desa Talang Akar, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan (Sumsel).

Informasi dihimpun dari beberapa warga setempat, diketahui kebocoran pipa line transfer produksi milik perusahaan Minyak dan Gas itu, Pada hari sabtu malam (12/5) pekan lalu, tak terhelakan tempat terjadinya kebocoran itu menjadi hamparan minyak yang berpotensi mengancam ekosistem kehidupan flora dan fauna hayati diwilayah tersebut, selain itu pula warga khawatir limbah minyak itu berdapak negatif pada kesehatan warga yang berada disekitar.

" Tercemarnya Sungai dan lingkungan ini sudah dua kali terjadi, pertama pada bulan februari lalu, itupun limbahnya belum dibersihkan oleh pihak perusahaan, dan sekarang kembali lagi sungai ini dipenuhi oleh minyak mentah, kami khawatir nantinya berdampak pada kami, karena mengingat sebagian besar dihilir sana banyak masyarakat yang menggunakan air ini untuk kebutuhan sehari hari," ujar Pardi, salah satu warga setempat, selasa (22/5).

Dari pantauan wartawan dilapangan meskipun sungai tersebut terkontaminasi menjadi lautan limbah minyak mentah akibat kebocoran itu, Ironisnya pihak perusahaan terkesan lambat menanganinya, seolah olah dianggap kejadian biasa, hal ini dibuktikan dengan minimnya tim personel pekerja yang ditugaskan pihak perusahaan untuk pembersihan limbah minyak yang mencemari air itu bahkan ceceran limbah minyak mentah akibat kebocoran pertama pun sama sekali belum ada tanda tanda dibersikan.

Sementara Ferry Prasetyo, Governmant and Publik Relation, PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, ketika dikonfirmasi terkait tercemarnya lingkungan tersebut, lagi lagi yang menjadi alasan utama terjadinya kebocoran itu, akibat disabotase oleh orang tidak bertanggung jawab dengan cara digesek menggunakan gergaji besi, dan menurutnya pihak Pertamina telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

" Begitu kita cek dilapangan kebocoran pipa line itu akibat disabotase dengan cara digesek menggunakan gergaji besi, dan terdapat lima titik kebocoran, semuanya sudah kita tutup dengan cara disemen, sementara untuk pelaksanaan pembersihanya kita menggunakan Vacum Truck dan sejumlah orang pekerja," Singkatnya. (ST)

Posting Komentar

0 Komentar