publikzone


Sufyan : ASN Terlibat Politik Praktis, Harus Ditindak

PRABUMULIH, PZ -- Beberapa hari terakhir ini, masyarakat Kota Prabumulih dihebohkan dengan foto sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berpose dengan gaya jari melambangkan kolom kosong (KOKO). Pose ini menjadi viral lantaran pola jari berbentuk lingkaran biasanya digunakan oleh relawan KOKO dalam bersosialisasi kepada masyarakat.

Foto tersebut beredar setelah beberapa ASN di lingkungan Pemkot Prabumulih menggelar kegiatan reuni dan jalinan silaturahmi sesama alumni APDN, IPDN dan STPDN dengan Pjs Walikota Prabumulih yang juga merupakan jebolan STPDN. Kegiatan tersebut digelar di gedung kesenian komplek Rumah Dinas Walikota Prabumulih pada Selasa lalu (24/04).

Foto yang di upload dimedia sosial dan Facebook tersebut, mulai ramai dibicarakan oleh kalangan politikus. Seperti salah satu politikus muda dari Partai Solidaritas Indonesia Sufyan Ats Aswari. Dirinya menilai ASN seharusnya bersikap netral dan tidak terlibat dalam Politik Praktis.

"Sudah menjadi pedoman kerja bagi setiap ASN untuk bersikap netral, Hal itu pun telah diatur dalam undang undang ASN. Kan sebelum dilantik sudah disumpah, ya kita berharap kepada ASN untuk memahami pedomanya," ujar Ketua DPD PSI kota Prabumulih ini, saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (28/4).

Menurut pria yang disapa Fyan ini, Dirinya sangat menyayangkan terkait beredarnya foto tersebut. ASN tentunya memiliki aturan. Kalau aturan itu dilanggar pastinya akan ada sanksi. Mungkin mereka sudah siap dengan konsekuensinya jika terbukti.

"Untuk menyelidiki kebenaran tersebut itu wewang Panwaslu kota Prabumulih, namun jika hal itu memang benar, ASN terlibat politik praktis harus ditindak secara tegas dan diberi sanksi," katanya.

Selaku ketua DPD Partai Pendukung pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Waliko Ir H Ridho Yahya MM dan H Andriansyah Fikri SH, Dirinya mengatakan belum ada konfirmasi kebenaran tentang foto Oknum ASN yang diduga berfose dengan jargonya KOKO, baik itu dari Pemerintah Kota Prabumulih maupun panwas Kota Prabumulih.

"Kita tunggu saja pihak Panwas bekerja, kita juga ingin tahu itu. sejauh ini belum diketahui secara pasti itu benar apa tidak.  itu melambangkan simbol apa, yang jelas ada kesamaan simbolnya seperti jargon KOKO," tandas Fyan. (SFY)

Posting Komentar

0 Komentar