publikzone


Seluruh Anggota Dprd PALI Bintek Ke Jakarta, Kantor Sekretariat Kosong Melompong

Tak Hanya Di Dalam Kantor, Kondisi Halaman Parkir Para Anggota Dewan juga Telihat Kosong
PALI - publikzone.com - Hampir satu pekan kantor Sekretariat DPRD Kabupaten PALI, Sumatera Selatan (Sumsel) nampak terlihat sepi tidak ada seorang pun Wakil Rakyat yang nongkrong di meja kerjanya, lagi lagi perjalanan dinas ke luar Kota menjadi alasan yang dilakukan oleh orang orang yang menyebut dirinya sebagai wakil rakyat itu.

Alhasil dari pantauan publikzone.com kantor yang berada dibilangan kompleks Pertamina Pendopo tersebut kosong melompong, sunyi sepi yang tersisa hanya para anggota Pol pp dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang hanya duduk santai bersama rekan rekanya berjaga menunggu jam pulang tiba.

Ketika dikonfirmasi terkait hal itu kepada salah satu Satpol PP yang sedang bertugas mengatakan bahwa 25 anggota dewan yang terdiri dari tiga komisi itu sedang mengikuti Bintek ke luar kota, yakni jakarta, dan diikuti oleh beberapa ASN yang ada di Sekretariat kantor terhormat yang menjadi kebanggaan masyarakat di Bumi Serepat Serasan itu.

"Kalau mau ketemu pak Dewan semuanya sedang Dinas Luar, informasinya ikut Bintek ke jakarta, termasuk beberapa ASN yang ada disini ikut ke jakarta," terang salah satu Petugas Satpol PP itu, selasa (3/4).

Dengan adanya kondisi sedemikian tentu saja hal ini banyak disesalkan oleh beberapa masyarakat, seperti diungkapkan Suharto (45) ketua LSM Sigap asal Desa Tempirai, kecamatan Penukal Utara kabupaten PALI, menurutnya salah satu dampak yang terjadi ketika para anggota dewan yang terhormat ini berangkat adalah tidak ada yang dapat menerima aspirasi dan keluhan dari rakyat.

"Kami menyesalkan, kondisi kantor DPRD Kosong, semestinya Sebagai pejabat publik dan wakil rakyat, hendaknya prioritaskan pelayanan pada masyarakat, sehingga tidak terjadi mis komunikasi, dan kejadian tersebut, bukanlah yang pertama dan kerap kali terjadi para legislator tidak berada ditempat," ungkap Suharto.

Menurutnya memang perjalanan dinas pimpinan dan anggota DPRD telah diatur dalam Undang - undang dan Permendagri dengan tujuan melakukan beberapa agenda seperti; Kunjungan kerja (kunker), Bimbingan teknis (Bimtek), Studi banding, dan lain lain, dari semua agenda tersebut, bertujuan untuk mempelajari dan mencontohi perkembangan daerah lain untuk diterapkan di daerah.

Akan tetapi tidak semuanya berangkat ke luar kota atau ikut Bintek, setidaknya ada salah satu wakil rakyat yang berada di kantor, untuk menampung aspirasi rakyat, karena DPRD adalah perpanjangan tangan dan lidah dari masyarakat, apalagi sekarang sudah masuk tahun keempat terpilihnya para wakil rakyat itu, masyarakat mempetanyakan hasil dari Bintek dan Studi banding yang kerap dilakukan oleh para anggota dewan itu.

"Tapi sekarang mana hasilnya, kami sangat menyayangkan hal seperti ini, kami berharap kepada para legislatif sebagai penyambung lidah rakyat jangan sampai masyarakat dikecewakan seperti ini," harapnya.

Terpisah sementara Nurul Falah SH ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kabupaten PALI mendapatkan informasi itu juga ikut menyesalkan keberangkatan seluruh Wakil Rakyat itu, menurutnya mengapa Bintek harus di Jakarta, tentu saja hal ini menjadi pemborosan anggaran, semestinya setiap hari ada salah satu Dewan yang piket dan seharusnya semua Dewan tinggal dan menetap di PALI.

"Kenapa bimtek harus di jakarta, ini pemborosan anggaran, seharusnya dewan ada piket setiap hari kerja, dan seharusnya semua dewan tinggal dan menetap di PALI," celoteh Nurul pada Group Whatsapp. (ST)

Posting Komentar

0 Komentar