publikzone


Ketua KPU Prabumulih : Mekanisme Debat, Petahana Hanya Lakukan Pemaparan Visi Dan Misi

PRABUMULIH, PUBLIKZONE -- Di awali pemaparan Visi Dan Misi, Pasangan petahana Ridho - Fikri mampu mengksplorasi berbagai program unggulan pada era kepemimpinan keduanya. Dalam penjelasan singkat tersebut, pasangan petahana ini  kembali mengulas keberhasilan program yang pernah digulirkan.

11 program yang diulas yaitu, pembangunan rumah baru, penolakan eksplorasi batubara, jaringan gas rumah tangga, pengembangan UKM, pelatihan dan pembekalan serta bantuan alat usaha, pembangunan dan rehabilitasi rumah ibadah, wajib sholat dan BTA, khitanan ke rumah-rumah warga, isbat nikah, mobil jenazah dan pemberian insentif.

Usai paparan Visi Misi yang digelar di Hall Siang Malam, Kamis (12/4) tersebut. Pasangan ini menyatakan akan lebih fokus dalam mensejahterakan masyarakat. "Lima tahun kami memimpin, bukan janji yang kami ucapkan, tetapi bukti nyata yang kami berikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," Ujar Ridho.

Memasuki sesi Tanya jawab dengan empat Panelis, yakni Prof Bambang Bembi Subiakto, Prof DR Abdullah Idi MEd, DR Andreas Leonardo dan DR Markoni Badri SE MBA, Pasangan ini mampu menjelaskan Visi Misi mereka jika terpilih kembali menjadi pemimpin kota Prabumulih selama lima tahun kedepan.

Sementara itu disisi lain, Ketua Komisi Pemihan Umum Kota Prabumulih M Takhyul Hamid mengatakan, mekanisme debat yang dilakukan menjurus kepada eksplorasi Visi dan misi serta program kerja yang ditawarkan calon walikota Ir H Ridho Yahya, MM yang maju berpasangan dengan H Andriansyah Fikri.

"Secara spesifik debat dilakukan jika ada lawan debat, namun dalam hal ini cuma ada calon tunggal. Jadi mau tidak mau mekanisme yang harus dilakukan lebih ke penjelasan Visi dan Misi untuk Program masa lima tahun kedepan jika terpilih," Ujarnya.

Menurut Takhyul, Calon tunggal Hanya melakukan pemaparan program kerja. Setelahnya, sesi pertanyaan hanya akan di eksplorasinya oleh para panelis sebagai pembanding untuk memperdalam tujuan pelaksaan program tersebut.

"Pertanyaan itu dijaring berdasarkan hasil surfey di kalangan masyarakat. Namun pertanyaan hanya diberikan oleh panelis saja. Dalam hal ini panelis dapat memberikan masukan, serta pembanding program sehingga apa yang dirasa kurang pas bisa di perbaiki," katanya.

Lebih lanjut Takhyul menjelaskan, Sejauh ini Visi Misi yang ditawarkan calon petahana tidak jauh beda dengan program yang dijalankan keduanya selama memimpin kota Prabumulih selama periode masa jabatan lima tahun sebelumnya.

"Karena kandidat ini berasal dari petahana, tentunya Visi dan Misi yang masuk dan kami lihat, itu tidak berubah dari Visi misi dan program kerja mereka seperti tahun tahun sebelumnya,"Jelasnya.

Di akhir wawancara, Ketua KPU ini berharap agar masyarakat dapat mensukseskan Pemilukada dan Pilgub 2018. Untuk itu salurkanlah hak pilih dengan sistem pencoblosan surat suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 27 Juni 2018 memdatang. (ADV/ ARD)

Posting Komentar

0 Komentar