publikzone.com


Mencapai Ratusan Kantong plastik Ceceran Minyak Berhasil Dibersihkan

PALI - publikzone.com - Ratusan kantong plastik berisi limbah minyak mentah, bertumpuk ditengah kebun salah satu milik warga Desa Perambatan kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Sumatera Selatan (Sumsel), limbah minyak ini, hasil upaya pembersihan dari pihak perusahaan sejak terjadinya kebocoran pipa transfer minyak milik PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field beberapa waktu lalu. 

Upaya pembersihan limbah minyak ini setiap hari terus dilakukan oleh pihak perusahaan bersama dengan beberapa warga setempat, hal ini terus dilakukan guna memulihkan lingkungan sekitar dari dampak negatif yang berpotensi pada ekosistem flora dan fauna diwilayah tersebut, akibat terkena aliran minyak yang terbawa arus air pada saat terjadinya kebocoran itu.

Informasi dihimpun publikzone.com dilapangan, terjadinya kebocoran pipe line transfer dari stasiun tiga ke stasiun dua milik perusahaan plat merah ini, pada sabtu malam (18/3) pekan lalu, tepatnya diantara Desa Perambatan dan Desa Betung kecamatan Abab, kabupaten PALI. Namun sementara ini belum diketahui penyebabnya.

" Kalau penyebab pecahnya pipa minyak itu kami belum bisa memastikan karena saat kejadian hujan deras, tapi kalau kejadiannya hari sabtu malam pekan lalu, namun paginya tidak lama sejak kejadian ada puluhan orang petugas dari pihak pertamina dan tiga orang asal desa ini yang membersihkan minyak itu,"  tutur Ejeng (35) salah satu warga. Sabtu (31/3).

Mengetahui hal itu, lanjutnya, pihak Adera pun langsung turun kelapangan dan melakukan penutupan pipa yang bocor serta melakukan pembersihan di sekitar lokasi, dan pada saat pipa bocor, bersamaan hujan deras turun sepanjang malam, yang mengakibatkan ceceran minyak mentah mengalir masuk ke kebun warga," ungkapnya

Sementara Amirudin, kepala Desa setempat mengaku bahwa memang ada salah satu warga yang melaporkan bahwa kebun miliknya terkena ceceran minyak, namun menurutnya kedua belah pihak sekarang ini sedang melakukan tahap negosiasi ganti rugi tanam tumbuh yang terkena ceceran minyak akibat insiden kebocoran line pipe tersebut. 

" Informasinya saat ini masih tahap negosiasi, antara kedua belah pihak soal ganti rugi tanam tumbuh yang terkena ceceran minyak itu," singkat Kades. 

Terpisah, Legal and Relention (L&R) Asisten Manager (Asmen) PT.Pertamina EP Asset 2 Adera Field, Fredrick Roma P. membenarkan adanya pipa milik perusahaan Migas plat merah itu mengalami kebocoran, namun penyebabnya belum diketahui sementara masih dalam penyelidikan, sedangkan di lapangan pihaknyaq terus melakukan upaya pembersihan.

" Melebarnya ceceran minyak akibat terbawa arus air hujan pada saat terjadinya kebocoran itu, sehingga minyak mengaliri kebun karet warga, dan untuk pembersihanya sendiri, kita butuh waktu, sedangkan masalah kebun warga yang terkena ceceran minyak, sudah ada titik temu, bahwa penggantian kerugian mengacu pada peraturan yang berlaku," jelas Fredrick. (ST)

Posting Komentar

0 Komentar