Home » , , , » Pembangunan Jln. Mastayu Muara Dua, Minim Pengawasan Rawan Penyimpangan

Pembangunan Jln. Mastayu Muara Dua, Minim Pengawasan Rawan Penyimpangan

Written By zonapublik on Rabu, 22 November 2017 | 22.10

PRABUMULIH, PUBLIKZONE - Proyek pembangunan jalan Mastayu RT 03 RW 02 Kelurahan Mura Dua dicurigai masyarakat terjadi penyimpangan, Pembangunan Jalan tersebut disinyalir menyimpang dari ketentuan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) sehingga secara Fisik bangunan tidak sesuai dengan pagu anggaran kerja senilai Rp.265.962.000.

Kecurigaan masyarakat tertuju pada cara pembangunan fisik jalan tersebut, disamping pengerasan yang belum maksimal, Proyek yang dikerjakan oleh CV Endhika Praboe ini terkesan asal jadi.

"Pada pengerasan jalan saja belum maksimal, terbukti mobil molen pengangkut semen terbenam dan tidak bisa masuk akibat kontur tanah masih tidak stabil dan lembek ," ujar salah satu masyarakat yang melihat proyek tersebut.

Dari pantauan wartawan Publikzone, terlihat amparan Batu dan pengerasan memang kurang Bagus, akibatnya kendaraan pengangkut cor (molen) tidak bisa masuk dan selalu terbenam (terpater).

Terlebih lagi, proses pengerjaan cor jalan tidak diawasi oleh pihak PPTK dan pengawas yang ditunjuk dari dinas PU kota Prabumulih, sehingga tampak telihat cor beton yang kurang maksimal.

Diketahui, proyek sepanjang 200 meter dikerjakan selama dua hari (21-22 november) ini. tidak ada gorong- goronh (Plat dekker), selanjutnya sisa pekerjaan yang belum selesai tepat berada dipinggiran sungai kelekar nantinya akan dilakukan pengecoran secara manual.

Terkait hal tersebut Nawan (38) salah seorang yang getol mengawasi proyek pembangunan di kota Prabumulih sangat menyayangkan ketidak terlibatan dinas terkait dalam hal pengawasan.

"Susah memang, jika tidak diawasi secara langsung oleh pihak dinas PU, akibatnya jadi seperti ini, minim pengawasan rawan kecurangan," ujarnya.

Menaggapi hal ini, PPTK dinas PUPR yang membidangi pekerjaan tersebut melalui pengawas lapangan mengatakan, pihaknya telah memberikan dua kali peringatan kepada pihak kontraktor.

" Anggapan masyarakat itu sah sah saja, karena mereka hanya melihat secara kasat mata. Namun secara tekhnis pihak kami telah memberikan peringatan kepada pihak rekanan sebanyak dua kali, baik itu menyangkut cara pengerjaan maupun kualitas pekerjaan, " ujar maman selaku tim pengawas.  (Andri K)
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Jun Manurung | Jun dkk
Copyright © 2016. Publik Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by POSMETRO CYBER GROUP
Proudly powered by Blogger