Latest Post

Petro Muba Gandeng Investor PT PDPDE Gas Untuk Pembangunan Storage Minyak Di MUBA

Written By zonapublik on Sabtu, 15 Desember 2018 | 19.51

MUBA - Station Storage dan Station Setling untuk penampungan sementara dan transportasi minyak mentah sumur tua di Kelurahan Babat Toman, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam waktu dekat ini akan diresmikan. 

Bupati Musi Banyuasin, Dodi Reza Alex Noerdin menjelaskan, bahwa pembangunan stasiun Storage dan Station Settling yang telah dibangun BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) Petro Muba ini merupakan salah satu untuk mewujudkan kabupaten Musi Banyuasin sebagai Lumbung Energi di Sumatera Selatan.

Selain itu menurutnya, Pengelolaan sumur tua secara aman dan kondusif untuk terciptanya “Zero Illegal Drilling dan Zero Illegal Refinary”. dan Ini Merupakan yang pertama di Indonesia yang dikelola oleh BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) PT Petro Muba yang berpusat di kota Sekayu. 

Dodi Reza Alex mengaku prihatin jika selama ini pengelolaan minyak mentah sumur tua dilaksanakan dengan tingkat keamanan yang sangat minim. Kondisi tersebut tentunya mempunyai resiko yang sangat tinggi dan sangat rentan terhadap keselamatan pekerja itu sendiri.

"Dengan kerjasama ini kita bisa meminimalisir angka kecelakaan kerja dengan berpedoman pada HSSE," kata Dodi Reza Bupati Musi Banyuasin kepada awak media, sabtu (15/12).

Sementara, Direktur Utama Petro Muba H. Yuliar,SE mengungkapkan bahwa pembangunan storage ini tujuanya adalah Meminimalisir kegiatan ilegal drilling, ilegal tapping, ilegal mining, dan ilegal mini refenery di Kabupaten Musi Banyuasin. Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui BUMD yakni PT Petro Muba.

"Akhirnya membangun Storage (tempat penyimpanan/stasiun pengumpul) minyak mentah yang dibangun diatas lahan seluas 2 Ha (hektare) di Desa Babat Kecamatan Babat Toman," ujarnya. 

Yuniar mengatakan, hal ini dinilai merupakan salah satu solusi agar minyak dari wilayah Musi Banyuasin, tidak lagi dibawa keluar dari Kabupaten Muba, selain itu menurutnya, keberadaan storage ini merupakan kerja sama dengan PT Pertamina EP, sampai menjadi kontrak.

"Muba mengukir sejarah melalui BUMD PETRO MUBA memiliki Storage pertama di Indonesia yang dikelola BUMD, meskipun Prosesnya memakan waktu yang panjang, sehingga terjadi kesepakatan dituangkan dalam kontrak Angkat Angkut minyak mentah dari sumur tua ke stasiun pengumpul di Pertamina EP Ramba," jelasnya. 

Lanjutnya, untuk tahap pertama, PT Petro Muba menggandeng Penambang Existing KMK (Kelompok Masyarakat Kukui), sesuai dengan permintaan PT Pertamina, untuk melaksanakan Angkat angkut minyak dari sumur tua ke stasiun pengumpul Pertamina Ramba, yang dituangkan dalam bentuk kontrak kerja sama, telah berjalan sejak Mei 2018 sampai saat ini  berjalan dengan lancar dan aman.

Dan terakhir dalam rangka peningkatan PAD dan Pajak pusat, selama ini dari  kerjasama dengan  existing KMK ( Kelompok Masyarakat Kukui ) telah melakukan kewajiban menyetor Pajak  ke pemerintah pusat terhitung mulai  dari bulan Mei 18 s.d Desember 2018 baik PPN dan PPh mencapai sebesr Rp. 24 M -  Rp. 25 Milyar.
  
Kemudian, PT Petro Muba perlu menyikapi mengambil langkah Tahap kedua dari kontrak yang ada kerja sama dengan Pertamina harus kerja secara profesional  dengan cara mengandeng perusahaan yang mempunyai pengalaman di bidang Migas, untuk dapat memback up semua kebutuhan PT Petro Muba.

"Termasuk salah satunya pembangunan Station Storage untuk memenuhi salah satu pasal dalam kontrak  kandungan air yg terdapat dalam minyak mentah tidak boleh melebihi 0,5%. Petro Muba mencari dan menseleksi perusahaan yang berpengalaman di bidang migas untuk memback up PT Petro Muba," terangnya.

Setelah diseleksi lanjut Yuniar, dari beberapa perusahaan maka dipilihlah PT PDPDE Gas. PT PDPDE Gas yang dapat memback up Petro Muba, termasuklah salah satu Pembuatan Station Storage minyak mentah di Desa Babat, ini pertama di Indonesia yang dikelola oleh BUMD serta memiliki kapasitas yang besar. Kami berharap ini dapat berkontribusi positif ke depannya," harapnya.

Yuniar menambahkan bahwa, storage ini terdiri dari 18 tanki yang terdiri dari 9 tanki settling dan 9 tanki storage dengan masing-masing kapasitas tanki 40 kiloliter.

"Minyak dari masyarakat di hisap dengan pompa unloading pump dengan kapasitas 800 liter per menit, pompa tersebut sebanyak 3 unit dengan pola 2 operasi 1 unit standbye," pungkasnya. (RILL)

Sambil Bersepeda, Kapolres Prabumulih Sambangi Warga

Written By zonapublik on Jumat, 14 Desember 2018 | 15.18

PRABUMULIH, PUBLIKZONE –  Para Bikers Kepolisian Resor Prabumulih dan beberapa komunitas pecinta sepeda se-kota Prabumulih melakukan sambang warga ke Tiga Desa yang berada diwilayah Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT), Jumat (14/12/2018). 

Rute Giat Gowes bertajuk kamtibmas ini, dimulai dari markas Polsek RKT menuju Desa Karang Bindu, diteruskan ke Desa Jungai dan Finish di Desa Talang Batu. Memanfaatkan moment itu, Para bikers juga melaksanakan kegiatan tali asih dengan memberikan bantuan Sembako kepada masyarakat.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH mengatakan, Disamping menjaga kesehatan dan silaturahmi, Kegiatan sambang ini juga sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam mewujudkan situasi Kamtibmas di Kota Prabumulih. 

"Partisipasi masyarakat sangat kami harapakan guna terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Hukum Polres Prabumulih. Selain itu, kami juga mengucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungannya, Sehingga Polres Prabumulih mampu meraih Predikat Zona integritas Wilayah Bebas Korupsi," Ujar Kapolres saat memberikan kata sambutan di desa talang batu.

Sementara itu, Kepala Desa Talang Batu Sharil Kanedi menyambut baik kunjungan silaturahmi Bikers Kepolisian Resor Prabumulih dan Polsek jajaran. Ia juga sangat mengapresisasi Program dan kinerja Polres Prabumulih atas keberhasilan meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

"Terima kasih atas kunjunganya, Kami khususnya warga Desa Talang Batu sangat mengapresiasi kinerja Polres Prabumulih dan Polsek RKT. Terlebih lagi program yang melibatkan 3 pilar negara yakni Bhabinkamtibmas, Pemerintah dan TNI. Semoga kegiatan seperti ini dapat rutin dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi masyarakat dengann Kepolisian," Ungkapnya.

Diakhir Kegiatan, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H didampingi Wakapolres Kompol Haris Batara SH dan disaksikan Para Biker memberikan bantuan sembako kepada Mayu dan Rumaisa warga Dusun 2 Desa Talang Batu, Kecamatan RKT,  Kota Prabumulih. (Ard/Bio).

Hasil Interogasi, Pelaku Julistiwan Terbukti Mencuri Burung

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Setelah sebelumnya, Tersangka Julistiwan (20) warga jalan cempedak RT.05 RW.01 Kelurahan Gunung Ibul, ditangkap atas kasus pencurian satu unit televisi milik korban Hera Permatasari, pada selasa lalu (11/12).

Ternyata, Tersangka Julistiwan Alias Oleng diketahui juga terlibat kasus pencurian burung kacer yang berada di depan toko burung bilal, jalan Sumatera, kelurahan Gunung ibul. Kasus ini terungkap setelah pihak penyidik melakukan interogasi.

Kepada petugas, Tersangka Oleng mengaku menjalankan aksi pencurian burung dengan rekannya berinisial MO.  Oleh para tersangka, Burung hasil curian tersebut dijual ke salah satu warga di wilayah Kelurahan Karang Jaya, Kota Prabumulih. 

Dari keterangan itu, Timsus Gurita Polsek Prabumulih Timur yang dipimpin oleh Kanit reskrim Aiptu Eem Supriyatna Langsung membawa tersangka untuk menunjukkan tempat penjualan tersebut dan berhasil mengamankan 1 ekor burung kacer. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Prabumulih Timur.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah, S.H membenarkan ungkap kasus kedua yang melibatkan tersangka Julistiwan Alias Oleng (20) dan rekanya berinisial  MO.

"Pelaku awalnya ditangkap atas kasus pencurian televisi milik korban Hera Permatasari (16) warga Jalan Sumatera RT.02 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur. Setelah dilakukan introgasi mendalam, ternyata pelaku juga terlibat kasus pencurian burung kacer bersama rekannya berinisial MO," Ujar AKP Alhadi Ajansyah, Jumat (14/12).

Dikatakan Kapolsek, Rekan pelaku berinisial MO saat ini juga ditetapkan sebagai tersangka. "Untuk tersangka MO identitasnya sudah kita ketahui, Mudah mudahan dalam waktu dekat dapat kami tangkap," Katanya. (Ard/Bio)

Mahasiswa Unsri Teliti Karet Muba

Written By zonapublik on Rabu, 12 Desember 2018 | 19.11

MUBA - Sebanyak 100 Orang Mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memenuhi mata kuliah KKN dan aspek pencapaian dalam kuliah selama beberapa semester.

Kedatangan Mahasiswa yang terdiri dari berbagai jurusan dan program ilmu yang ada pada Unsri ini didampingi langsung oleh Kepala Pusat KKN Unsri Dr Ir Abu Umayah MS dan disambut langsung Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muba H Rusli SP MM, Rabu (12/12/2018).

"Kami ucapkan selamat datang di Musi Banyuasin, semoga dalam menjalankan KKN di Muba dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, serta kami juga menghimbau kepada adik-adik agar bisa menjaga dan menyesuaikan diri ditempat KKNnya", ucap Rusli pada Serahterima Mahasiswa KKN Unsri Angkatan ke-90 bertempat di Auditorium Pemkab Muba.

Rusli juga menyambut baik atas ketertarikan Civitas Akademika Unsri yang akan melakukan program riset pembangunan jalan aspal bercampur karet, Pemkab Muba tidak menutup diri dan merasa terbantu dengan harapan bisa menemukan formulasi tepat campuran aspal karet sehingga harga karet terdongkrak dan kesejahteraan masyarakat meningkat.

"Harga karet yang fluktuatif beberapa tahun terakhir membuat kami berinovasi untuk meningkatkan harganya dengan menggunakan karet sebagai campuran aspal dan hasilnya sangat efektif serta mendapat penghargaan dari Kementrian PU PR," ungkapnya

Sementara itu Kepala Pusat KKN Unsri, Dr Ir Abu Umayah MS mengatakan Kuliah Kerja Nyata ini dilakukan rutin setiap tahun 2 kali diakhir masa kuliah. Untuk di Muba sendiri, ada 100 Mahasiswa yang akan ditempatkan di 6 Desa di Kecamatan Lawang Wetan selama 40 hari dengan harapan nantinya mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmunya dengan baik dan benar.

"Nanti mahasiswa kami akan memfokuskan membantu petani karet disana bagaimana cara meningkatkan kualitas dan produksi karet," katanya

Rani, salah satu Mahasiswi peserta KKN dari Fakultas Pertanian Unsri mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Muba yang telah memberikan izin dan dukungan pelaksaan KKN Unsri Angkatan ke-90 di Muba.

"Kami banyak ucapkan terima kasih atas tempat yang disiapkan pak Kades dan dijemput pula, kami berharap kehadiran kami disini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat," Ucap Rani. (ST/ SBG)

Lama Menghilang, DPO Kasus Pembobol Rumah Akhirnya Diringkus Polisi

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Sempat menjadi target operasi polisi selama setahun lebih, Akhirnya pelarian Novan Hadi Wijaya (26) warga Perumahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur harus terhenti ditangan Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih.

Novan ditangkap saat tengah asik menonton acara orgen tunggal di perbatasan Prabumulih- Muaraenim wilayah Pangkul, Rabu (12/12) sekitar pukul 04.00 WIB. Keterlibatanya dalam Aksi pencurian diketahui dari kesaksian rekanya Agus Jumanto yang telah menjalani hukuman di Rutan Kelas II B Prabumulih. 

Dalam proses penangkapan, tersangka Novan mengaku masih menyimpan beberapa barang hasil curian dirumahnya. Dari keterangan itu, petugas kemudian meuju rumah tersangka dan mendapati barang bukti berupa 1 set HP Merk Oppo Neo 5 warna biru berikut kotaknya.

Kapolres Prabumilih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah SH menjelaskan, Tersangka terlibat aksi pencurian di rumah korban Wenti Lubis (53) warga jalan Asam paya No.356 A RT.07 RW.01 Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih barat pada Senin 30 Oktober 2017 lalu.

"Pelaku Novan diketahui sebagai Eksekusi, Sementara Agus Jumanto menunggu di Motor. Kuat dugaan pelaku sudah mengintai terlebih dahulu dan beraksi setelah mengetahui rumah korban kosong. Dari kejadian itu korban kehilangan beberapa perhiasan, 1 unit HP Sony Erikson, 1 unit HP OPPO NEO 5, Celengan serta uang tunai senilai sembilan ratus sembilan puluh ribu rupiah," Jelas AKP Alhadi Ajansyah SH.

Dikatakan Kapolsek, Penangkapan Pelaku Novan berawal saat pihaknya mendapatkan informasi bahwa pelaku pulang kekediamanya. Minindaklanjuti informasi tersebut, Petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkapnya. 

"Pelaku memang sempat buron selama satahun lebih, dan hari ini kita berhasil menangkapnya. Akibat perbuatan itu, Pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," Ungkapnya. (Ard/Bio).

Bongkar Rumah, Pemuda Ini Curi Televisi

Written By zonapublik on Selasa, 11 Desember 2018 | 22.30

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Julis Iwan (19), diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih karena diduga terlibat kasus pencurian satu unit televisi milik korban Hera Permatasari (16) warga Jalan Sumatera RT.02 RW 01 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Tersangka yang merupakan warga jalan cempedak  RT.05 RW.01 Kelurahan Gunung Ibul ini, Berhasil diamankan saat sedang membeli rokok disalah satu warung di kawasan Jalan padat Karya, Selasa (11/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kepada petugas, Tersangka mengaku menyimpan Televisi hasil curian tersebut dikediamanya. Oleh petugas tersangka digiring kekediamanya dan berhasil menemukan barang bukti berupa TV merk Changhong 19 inch warna hitam yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh korban.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan petugas ke Mapolsek Prabumulih Timur. Kini pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut, guna mengetahui apakah ada tersangka lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Alhadi Ajansyah, S.H membenarkan penangkapan tersangka Julis Iwan (19) akibat melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

"Tersangka Julis Iwan merupakan target operasi sejak Minggu 27 Oktober 2018 lalu. Hari ini kita mendapat informasi lokasi keberadaan tersangka dan berhasil mengamankannya," Ujar AKP Alhadi Ajansyah.

Menurut Kapolsek, Modus tersangka yakni dengan cara mencongkel pintu belakang rumah korban. Setelah berhasil masuk tersangka mengambil Televisi dan melarikan diri. "Akibat ulahnya itu, tersangka akan diganjar pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara," Tandasnya (Ard/Bio)
 
Support : Creating Website | Jun Manurung | Jun dkk
Copyright © 2016. Publik Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by POSMETRO CYBER GROUP
Proudly powered by Blogger