Latest Post

Muaraenim Terima Penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan

Written By zonapublik on Senin, 14 Januari 2019 | 18.16

MUARAENIM --- Suatu prestasi yang luar biasa ditorehkan oleh Provinsi Sumatera Selatan dalam meberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program yang dicanangkan oleh Gubernur Herman Deru ini menular ke hampir seluruh Kabupaten Kota.

Salah satunya adalah Kabupaten Muara Enim. Sejalan dengan program Gubernur, Program merakyat Bupati Muara Enim dengan salah satu misinya berobat mudah dan gratis yang telah dilaksanakan sejak 1 januari lalu membuahkan penghargaan.

Dalam program itu, masyarakat muara enim yang belum menjadi peserta bpjs secara langsung menjadi anggota bpjs dengan manfaat perawatan di kelas 3. Dan Program ini mendapat apresiasi dari BPJS pusat sebagai Kabupaten UHC (universal Health  Coverage).

Apresiasi berupa penghargaan ini diserahkan oleh  Prof.DR.dr. Fachmi indris, MKes Direktur utama BPJS pada saat peresmian kantor BPJS Kesehatan kedeputian Wilayah Sumatera Selatan , Kepulauan Bangka Belitung dan Bengkulu, palembang tanggal 11 januari 2019 lalu.

Bupati Muara Enim, Ahmad Yani yang dalam hal ini diwakili oleh Sekertaris Daerah Hasanuddin, menerima penghargaan oleh Fachmi Indris yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru.

Hasanuddin mengatakan, ini adalah salah satu upaya pemerintah daerah dalam meberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara menyeluruh sesuai dengan visi dan misi Bupati.

“Kita harapkan, program ini benar benar bisa bermanfaat dan tepat sasaran sehingga tidak ada lagi warga Muara Enim yang kesulitan dalam menerima pelayanan kesehatan,” ujar Hasanuddin.

Selain itu, lanjut Hasanuddin, ini satu lagi hal yang membanggakan bagi Muara Enim. Karena, saat ini baru dua daerah di Sumsel yang dinilai BPJS masuk dalam kategori UHC.

“Selain Muara Enim, satu daerah lagi yang menerima penghargaan yakni Kabupaten Lahat. Semoga selanjutnya program program kita kedepan terus sejalan dengan program provinsi maupun pusat,” pungkasnya. (DN)

Program Jampersal, Masyarakat Muba Cukup Pakai KK dan KTP

Muba, PZ --- Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan menurunkan angka kematian bayi dan ibu yang melahirkan,pemerintah meluncurkan program Jaminan Persalinan (Jampersal).

Program ini masih berlaku ditahun 2019.  Ibu hamil tetap bisa memanfaatkan program tersebut, baik dari pelayanan pemeriksaan sebelum melahirkan ataupun sesudah melahirkan. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba Dr Azmi Dariusmansyah melalui Kabid Kesmas Mgs Syarif Toyib saat di temui diruangannya, Senin 14/01/2019. Menurut Syarif Toyib, Program yang bersumber dari dana DAK tersebut memang gratis untuk masyarakat.

"Jampersal tetap ada di tahun 2019 ini, bagi ibu hamil jika mau mengunakan program, cukup mengunakan KTP dan KK,  Jika mau cek ehamilan di Rumah Sakit maka cukup meminta surat rujukan dari puskesmas saja," ujar Syarif.

Jampersal bukan hanya pelayanan sebelum dan disaat melahirkan saja, Pasca lahiran juga bisa di cakup dengan program itu. Bahkan untuk ibu hamil ketika pemeriksaan dan mau mendekati melahirkan (menunggu Hari).

"Kami dinkes menyediakan Rumah singgah, jadi warga yang mengunakan jampersal dapat tinggal sementara disana hingga menunggu hari kelahiran," Katanya. 

Ditambahkannya, Untuk Warga Musi Banyuasin khususnya Ibu Hamil dapat mengunakan Jampersal, dengan catatan tidak tergabung di asuransi BPJS, maupun asuransi kesehatan lainnya. 

"Warga yang menggunakan program jampersal adalah warga yang tidak memiliki dan tergabunh dalam Asuransi kesehatan lainya. Untuk tempat pelayanan Jampersal dapat di Bidan Pemerintah, Pustu,  Puskesdes,  Puskesmas serta RS Pemerintah," Tandasnya. (SBG)

Diduga Serobot Lahan Warga, Masyarakat 7 Desa Blokir Jalan Utama PT GPI

MUBA, PUBLIKZONE --- Warga 7 Desa yang ada di Kecamatan Lawang Wetan dan Babat Toman melakukan aksi pemblokiran akses jalan utama PT Ghutrie Pecconino Indonesia (GPI). Hal ini merupakan wujud kekecewaan masyarakat atas dugaan penyerobotan lahan warga, Senin 14/01/19.

Dalam orasinya, Anwar selaku ketua koordinator, mengatakan bahwa warga berjanji terus memasang portal sampai pihak PT Guthtrie Picconina Indonesia mau menyerahkan lahan mereka yang dikuasai oleh pihak perusahaan sejak puluhan tahun lalu.

“Kini saatnya kami harus bangkit untuk mengambil kembali lahan yang telah dikuasai oleh PT Guthtrie Picconina Indonesia, karena kami sudah merasa dibodohi dengan dua Surat Keputusan yang berbeda, kami minta kejelasan dari pihak perusahaan,” kata Anwar, koordinator aksi.

“Lebih lanjut, Kami Sudah memasang portal dan kami tunggu karena saya mendapat informasi ada pertemuan tanggal 17 nanti jika samapai tanggal tersebut belum juga ada kepastin maka kami akan turunkan ribuan masa dan kami portal semua jalan sampai ke paprik produksi, “tegas Anwar.

Kemudian menurut Helmi mengatakan bahwasannya setelah mediasi antara perwakilan pendomo dan pihak GPI tidak menemukan solusi sehingga warga berkomitmen tidak akan membuka portal sebelum ada kepastian dari pihak GPI. 

“Memang benar perwakilan kami di terima di kantor guna GPI guna mencari solusi namun, setelah kami masuk ternyata kekecewaan yang kami dapat tidak ada kepastian jadi kami putuskan tidak akan membuka portal sebelum ada kepastian dari PT GPI, ” beber Helmi. 

Sementara dalam rilis aksi damai yang akan digelar Senin (14/01/19) masyarakat petani meminta (1). Segera lakukan pengundian dan tentukan letak kebun plasma. (2) Berikan hak-hak petani dalam SK Bupati Muba No. 416 Tahun 2016 dengan jumlah anggota 269 petani. (3) Jadikan areal inti menjadi areal plasma. (4) Tuntutan plasma masyarakat 7 desa di Kecamatan Lawang Wetan dan Babat Toman SK Gubernur Nomor 593/5351/I/1999 dan kesepakatan dengan PT GPI tanggal 3 juni 2005. (6) SK Bupati nomor: 01/SK-ILP/Muba/1999. (7) Kesepakatan masyarakat dengan PT GPI tanggal (3/6/2005).

Dalam pantauan awak media, Aksi pemortalan jalan sekitar pukul 10:30 wib. Dan mendapatkan kawalan ketat dari aparat Polres Musi Banyuasin, dan anggota Damdim 0401/Muba, guna mengantisipasi hal hal yang tidak di inginkan pada aksi yang digelar dalam kawasan perusahaan PT Guthtrie Picconina Indonesia itu. (SBG)

Ciptakan Suasana Aman, Polres Muba Gelar Razia Gabungan

Written By zonapublik on Minggu, 13 Januari 2019 | 22.07

MUBA, PZ --- Polres Musi Banyuasin bersama Kodim 0401 Sekayu dan Polisi Militer serta Sat pol PP Pemkab Muba menggelar giat Patroli dan razia gabungan diwilayah Kecamatan Sekayu guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Sebelum memulai kegiatan Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti,S.E.,M.M. di dampingi Dandim 0401 Muba Letkol ARM Muhammad Syaifudin KhoiRruzzamani, S.Sos menghimbau kepada seluruh personel agar dapat menjaga soliditas dan mematuhi SOP dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kegiatan dimulai pukul 21.00 wib dengan melakukan patroli di tempat tempat berkumpulnya masyarakat, selanjutnya kegiatan di lanjutkan dengan melakukan razia di penginapan - penginapan dan juga tempat karaoke.

Dari pelaksanaan patroli dan razia gabungan tersebut berhasil diamankan lima orang wanita dan satu orang laki laki yang tidak memiliki identitas diri atau KTP.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti,S.E.,M.M. menerangkan bahwa "Dalam pelaksanaan razia gabungan team mengamankan enam orang yang tidak dapat menunjukan identitas diri," ujar Kapolres

Lebih lanjut, "Keenam orang tersebut kita bawa ke Polres, untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan setelah pihak keluarga dapat menunjukan identitas keenam orang tersebut. Maka keenam orang tersebut langsung kita kembalikan kepada keluarganya masing masing," tutup Kapolres. (SBG)

Usai Bobol Rumah, Pencuri Ini Akhirnya Tertangkap

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Aparat Kepolisian Sektor Cambai berhasil mengamankan tersangka Riski Pardomoan (25), Warga km 10 Rumah Makan Rajawali, Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai, Sabtu (12/01/2019).

Riski Pardomo ditangkap lantaran terlibat kasus pencurian dengan pemberatan di rumah korban Yanti (45) yang berada diwilayah jalan jenderal sudirman RT 001 RW 003 Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai pada Sabtu lalu (5/1/2019) sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari penangkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 Unit buah Hp Oppo A37 Warna Gold putih dan 1 Unit Tab warna putih yang sebelumnya telah dilaporkan hilang oleh korban Yanti. 

Kapolres Prabumilih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH, melalui Kapolsek Cambai Iptu Faizal Kamil, SH mengatakan,  Tersangka berhasil ditangkap usai pihaknya melakukan serangkaian penyelidikkan  Menurutnya, saat ini tersangka masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

"Tersangka sempat menghilang selama satu minggu, namun hari ini kita mendapatkan informasi bahwa tersangka berada dirumahnya. Tanpa menunggu, kita langsung melakukan penangkapan," Ujar Faizal Kamil.

Masih kata Faizal Kamil, Saat diinterogasi petugas, tersangka mengaku mengawali aksinya dengan cara merusak engsel pintu belakang rumah dan merangsek masuk kemudian mengambil HP milik korban.

"Pelaku berhasil masuk saat korban tertidur didalam kamarnya. Peristiwa pencurian itu diketahui korban, sesaat setelah ia terbagun dan melihat kunci pintu belakang rumah dalam keadaan jebol, dan mendapati bahwa tas warna cream serta tas punggung warna biru yang berisi handphone telah raib," Tandasnya. (Ard/Bio)

Miliki 31 Paket Sabu, Wanita Pemilik Cafe Di Cambai ini Ditangkap Polisi

Written By zonapublik on Sabtu, 12 Januari 2019 | 19.04

PRABUMULIH, PUBLIKZONE --- Komala Sari (49) warga RT 1 RW 3 Kelurahan Sindur, Kecamatan Cambai, Hanya bisa pasrah saat dibekuk aparat Kepolisian Sektor Cambai. Ia ditangkap saat sedang berada di Cafe Bonni miliknya, Sabtu  (12/1) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dari tangan wanita ini, petugas berhasil menemukan barang bukti 31 paket Sabu dan uang tunai senilai Rp 477.000 rupiah yang diduga hasil dari penjualan sabu. Atas temuan tersebut, Tersangka akhirnya diamankan ke Mapolsek Cambai guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Cambai Iptu Faizal Kamil SH mengatakan, Penangkapan tersangka narkoba atas nama Komala Sari dilakukan atas dasar pengembangan laporan  dari masyarakat sekitar TKP.

"Tersangka kita tangkap atas dasar laporan masyarakat. Awalnya kita melakukan pengintaian ke TKP,  dan setelah dinyatakan akurat petugas kita langsung melakukan penggerbekan," ungkap Iptu Faizal Kamil SH

Menurut Faizal Kamil, dalam penggeledahan petugas menemukan dompet emas warna biru milik tersangka. Ketika diperiksa, di dalamnya terdapat 31 paket diduga narkotika jenis sabu.

"Kita temukan 31 paket sabu siap edar yang ada pada tersangka. Dari tangannya kita juga mengamankan satu unit Hp Merk Strowberry Hitam dan uang tunai Rp 477.000 Rupiah. Akibat terbukti tanpa hak memiliki, menyimpan dan menguasai sabu, Tersangka diancam pasal 112 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika" Tandasnya. (Ard/Bio)
 
Support : Creating Website | Jun Manurung | Jun dkk
Copyright © 2016. Publik Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by POSMETRO CYBER GROUP
Proudly powered by Blogger