Latest Post

Diduga Cari Untung Besar, CV Dua Putri Bangun Jalan Asal Jadi

Written By zonapublik on Senin, 21 Januari 2019 | 19.28

MUBA-Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Hukum Pembangunan (MPHP), Mempertanyakan kualitas pekerjaan proyek peningkatan jalan cor beton sepanjang 525 meter di Desa Selarai kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Lembaga ini menduga proyek yang menghabiskan uang negara milyaran rupiah dibiayai dari APBD tahun 2018 yang dikerjakan oleh CV Dua Putri ini, diduga dikerjakan tidak sesuai spek dan terkesan asal jadi oleh pihak pemborong. 

“Kami menduga ada indikasi permainan di proyek peningkatan jalan sepanjang 525 meter di Desa Selarai ini, kita berencana akan melakukan uji laboratorium terhadap mutu pekerjaan, dan sampel proyek tersebut sudah kami kumpulkan," kata Subagio ketua LSM, MPHP, senin (21/1/2019).

Untuk menguji kualitas pekerjaan proyek itu, dia berencana menemui beberapa pihak laboratorium di Sumatera Selatan, setelah ada hasil dari laboratorium itu, pihaknya akan membandingkan dari tempat yang berbeda dan akan menjadi salah satu bagian lampiran laporan mereka ke penegak hukum.

"Nanti kami serahkan semuanya ke penegak hukum, misalnya terbukti ada penyimpangan ya, siap siap saja akan menanggung risiko sesuai peraturan yang ada, kami menduga mekanisme dari pekerjaan tersebut tidak sesuai standar pada umumnya," ujar Bagio lagi. 

Dia juga mengatakan bahwa banyak kejanggalan terjadi pada peningkatan jalan cor beton tersebut, misalnya ketebalan cor beton, hanya beberapa cm dari permukaan, ketika di cek didalamnya terdapat tanah liat diduga disengaja ditimbun oleh pihak pemborongnya supaya mengirit material coran. 

Selain itu menurutnya, dia juga sudah mengkonfirmasi salah satu mandor dari pihak kontraktor untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut sesuai spek atau tidak, kala itu Mandor tersebut menjelaskan bahwa bahan material menggunakan antara campuran 1:2:3.

"Yang dimaksud 1:2:3 itu, umpama nya semen 326 kg, Pasir 760 kg batu spelit 1029 kg dan air sebanyak 180 liter, dan terjadilah karakteristik 175, ini tidak masuk dalam jalan klas ll seperti di Desa Selarai," Ungkapnya.

Terkait hal itu Akino, SH. ketua Komisi lll DPRD Muba, melalui dinding whatsapp nya mengatakan bahwa pihaknya akan memberi tahu pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) kabupaten Musi Banyuasin proyek tersebut masih dalam perawatan apa tidak lagi.

"Dimana jalan itu dindo, nanti saya tanya sama Dinas Pupr, masih dalam perawatan apa tidak lagi," singkat Akino via whatsapp belum lama ini.

Sementara pihak Dinas PUPR, berulang kali wartawan mencoba mengkonfirmasi hal itu, dengan cara menyambangi langsung kantor PUPR yang berada dibilangan jalan kolonel Wahit Udin Kelurahan Serasan Jaya, namun baik Kepala Dinas nya atau PPTK nya selalu tidak ada ditempat. (SBG)

Pemerintah Kabupaten Muara Enim Gelar Festival Durian 2019

Written By zonapublik on Minggu, 20 Januari 2019 | 16.18

MUARARNIM, PUBLIKZONE --- Pemerintah Kabupaten Muaraenim Kembali memanjakan lidah para pecinta Durian dengan menyelenggarakan Festival Durian Muara Enim 2019. 

Rencananya pagelaran ini akan berlangsung pada 30 Januari 2019, tepatnya di Curug Tenang (Air Terjun Bedegung), Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim. 

Dalam festifal ini, Pengunjung hanya  cukup membayar Rp. 25.000,- saja untuk masuk kedalam lokasi dan makan durian sepuasnya, rencananya para pengunjung tidak hanya disuguhkan kuliner dari berbagai olahan buah durian, namun juga dapat memgikuti berbagai lomba menarik.

Adapun acara-acara menarik lainya yakni Lomba mewarnai dan menggambar buah durian, serta Lomba  olahan Makanan dari Durian. Tak ketinggalan liburan Live Musc dari Bara Band'.

Festival Durian Muara Enim 2019 kali ini merupakan bagian dari upaya promosi pariwisata. Khususnya mengangkat Kawasan Wisata Air Terjun Curug Tenang. Tidak hanya Festival Durian Masih ada 25 festival yang akan di gelar sepanjang Tahun 2019. (Humas Pemkab Muaraenim).

Kapolda Sumsel Dan 15 Kapolres Hadir Di Prabumulih

Written By zonapublik on Jumat, 18 Januari 2019 | 22.12

PRABUMULIH, PUBLIKZONE ---  15 Kapolres dari berbagai Kota dan Kabupaten di wilayah satuan kerja Polda Sumatera Selatan menghadiri Gelar Opsnal Polda Sumsel di Gedung Patra Ria Komplek Pertamina, Jumat (18/1/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini dimaksud untuk menganalisa dan evaluasi hasil pelaksanaan tugas yang telah dilaksanakan oleh masing- masing satuan kerja jajaran Polda Sumsel selama Triwulan IV tahun 2018.

Selain itu, Giat ini bertujuan meningkatkan kinerja dengan kesiapan untuk mengantisipasi segala kemungkinan dalam menghadapi pelaksanaan tugas tugas kedepan yang cenderung semakin kompleks jelang Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Zulkarnain Adinegara mengatakan, Polres Prabumulih terpilih menjadi tuan rumah dalam Giat kali ini, mungkin ke depannya Polres-Polres lainnya di jajaran Polda Sumsel dapat menjadi tuan rumah.

"Biasanya giat ini kita pusatkan di Polda Sumsel, namun kali Polres Prabumulih menjadi tuan rumah. Semoga Kegiatan rutin ini dapat memupuk rasa kebersamaan personil di Polda Sumsel dan Polres jajaran,” Ujar Kapolda saat membuka langsung giat tersebut. 

Beliau juga mengingatkan, bahwa tantangan tugas kedepan semakin kompleks, tidak saja karena pengaruh perkembangan situasi yang ada saat ini, akan tetapi juga berkaitan dengan pelaksanaan tahapan Pemilu tahun 2019 nantinya.

Diakhir sambutannya, Kapolda Sumsel juga menyampaikan agar seluruh anggota mengikuti kegiatan ini dengan baik agar mendapatkan hasil yang positif yang pada akhirnya dapat bermanfaat sehingga berimplikasi positif kepada masyarakat pula. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut,  Wakapolda dan Irwasda Sumatera Selatan, Para Karo, Dir, Kabid, Kapolres, Kabag Ops, serta para Kasat Reskrim jajaran Polres yang ada di wilayah hukum Polda Sumsel. (Ard/Bio)

Kapolda Sumsel Resmikan Kampung Tertib Lalu Lintas

PRABUMULIH, PUBLIKZONE ---- Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs  Zulkarnain Adinegara, Meresmikan kampung tertib lalu lintas dikawasan jalan Krakatau, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Jumat (18 /1/2019) sekitar pukul 08.35 WIB.

Dalam sambutannya, Kapolda mengapresiasi terobosan kreatif Polres Prabumulih yang mengedepankan sinergiritas bersama masyarakat dalam menciptakan kampung tertib lalu lintas sekaligus mendukung giat milenial road safety festival di wilayah Sumatera Selatan.

"Saya berharap dengan adanya kampung ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat akan kesadaran untuk tertib berlalu lintas," Ungkapnya. 

Sementara Itu, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH mengucapkan rasa terima kasih kepada Kapolda Sumsel yang berkenan meluangkan waktu untuk meninjau sekaligus meresmikan kampung lalu lintas di kota Prabumulih.

Dikesempatan yang sama, Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada ketua FKPM beserta seluruh tokoh masyarakat atas inisiatif dan kontribusi dalam mendukung program program Polri di wilayah hukum Polres Prabumulih.

Menurut Tito, Kampung tertib lalu lintas ini merupakan yang pertama di Kota Prabumulih. Ia berharap kampung ini akan menjadi kawasan percontohan tertib lalu lintas dalam rangka mendukung program polri millenial road safety festival. 

"Dengan adanya kampung ini, Kita berharap dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi peraturan lalulintas. Semoga kedepan nanti, kampung percontohan ini dapat diikuti oleh kampung kampung yang lain di kota Prabumulih," harapnya. 

Menaggapi hal tersebut, Ketua FKPM Kelurahan Gunung Ibul, Suranto bersama para tokoh masyarakat menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan pihak Polri guna menciptakan ketertiban berlalu lintas.

Di penghujung acara, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Drs  Zulkarnain Adinegara melakukan prosesi pengguntingan pita dan pelepasan balon ke udara sebagai simbol diresmikanya kampung tertib lalu lintas Satlantas Polres Prabumulih. (Ard/Bio)

Parosil : Peningkatan Fasilitas Kesehatan bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat


LAMPUNG BARAT, PUBLIKZONE --- Peningkatan Fasilitas Kesehatan hendaknya diimbangi dengan peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat. Melalui pelayanan yang efektif, maka kesehatan di lingkungan masyarakat dapat terwujud.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lambar Parosil Mabsus saat meresmikan gedung baru Puskesmas Rawat Inap Liwa di Pekon Sebarus, Kamis (17/1/2019). Menurutnya, Pembangunan puskesmas tersebut sebagai penunjang fasilitas medis tingkat pertama bagi masyarakat Liwa.

"Peningkatan Fasilitas Kesehatan bertujuan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan yang bermutu tentunya diharapkan guna mewujudkan pembangunan kesehatan di Liwa. Dengan itu maka masyarakat yang berobat tidak kecewa terhadap pelayanan petugas medis. Sehat itu penting, dan sebagai modal dasar menjaga kesehatan dapat kita mulai  dari diri sendiri, puskesmas hanya pelengkap untuk mewujudkan kesehatan," ujar Parosil.

Ia menambahkan, Pelayanan yang baik dapat diwujudkan dengan puskesmas merakyat, Artinya sikap yang baik harus ditunjukkan kepada masyarakat untuk wujudkan pelayanan yang lebih baik sehingga masyarakat dapat hidup sehat dan sejahtera.

Terakhir, ia berpesan agar puskesmas yang diresmikan dapat dijaga dengan sebaik-baiknya dan dimanfaatkan secara maksimal. Dirinya berharap agar seluruh karyawan dan pimpinan puskesmas liwa dapat menjalankan tugas dengan baik. 

"Saya berharap seluruh karyawan dan pimpinan puskesmas liwa tetap memotivasi diri untuk selalu bersemangat dan berusaha meningkatkan kemampuan diri sehingga visi dan misi puskesmas dapat tercapai," Ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Paijo,SKM.M.M.Kes memparkan 9 unit puskesmas yang telah dibangun yakni, Puskesmas Sumber jaya, Puskesmas Gedung surian, Puskesmas Fajar bulan, Puskesmas Kenali, Puskesmas BNS, Puskesmas Srimulyo, Puskesmas Liwa, puskesmas Batu brak dan puskesmas Lumbok.

Diakhir acara, Bupati menyerahkan kartu JKN KIS untuk 100 orang, penyerahan penghargaan lansia 35 orang, penyerahan stunting kids, dan penghargaan kinerja peserta puskesmas.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dandim 0422 Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi, Sekretaris Daerah Lambar Akmal Abd Nasir, SH, Assisten dan Staff Ahli, anggota DPRD,Ketua TP-PKK Partinia Parosil mabsus, Ketua GOW Lambar Gurti Mad Hasnurin, Ketua DWP Irma Akmal Abd Nasir, Ketua Persit, Kepala OPD, camat, kepala puskesmas, peratin dan masyarakat.
(Metra/Sumber Humas Lambar)


Jalan Desa Air Putih Ulu Di MUBA, Tak Tersentuh Pembangunan

Written By zonapublik on Kamis, 17 Januari 2019 | 19.36

MUBA - Di beberapa daerah dalam wilayah kecamatan, saat ini sedang digencarkan pembangunan sarana jalan infrastruktur oleh pemerintah, baik melalui APBN Pusat atau pun APBD kabupaten itu sendiri.

Namun kenyataan ini berbanding terbalik dengan kondisi yang terjadi di C1 Desa Air Putih Ulu, kecamatan Plakat Tinggi, kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). 

Pasalnya, jalan penghubung antar dusun di Desa tersebut, sudah hampir 5 tahun tidak pernah tersentuh perbaikan dari pemerintah, Baik Pemkab Musi Banyuasin maupun Pemerintah Provinsi.

Kepala Desa C1, Desa Air Putih Ulu, Edi Purnomo, mengungkapkan keinginannya untuk memperbaiki jalan penghubung dari dusun 8 dan dusun 9 serta dusun lainya yang berada dalam Desa yang kini sedang dipimpinnya.

Menurutnya dari tahun 2014 sampai sekarang belum ada tanda tanda akan diperbaiki oleh pemerintah, berbagai usaha pun pernah ditempuh agar supaya masyarakat di Desa itu bisa menikmati jalan yang bagus.

"Setiap tahun bahkan lima tahun berturut turut, persoalan ini kita bahas, baik pada Musrembang tingkat Desa maupun tingkat kecamatan, dan baru baru ini ditingkat kabupaten, tapi sampai sekarang masih tidak dibangun," tuturnya kamis (17/1/2019).

Ia meminta kepada pihak terkait untuk memperhatikan jalan antar dusun tersebut agar diperbaiki, karena menurutnya warga disana kesulitan untuk keluar dusun, yang saat ini masih memanfaatkan jalan tanah kalau dimusim hujan penuh dengan lumpur.

Selain itu dia berharap kepada Camat agar supaya membantu mengusulkan perbaikan jalan itu, supaya usulan masyarakatnya cepat ditanggapi oleh pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Dprd) supaya jalan itu cepat diperbaiki.

Sementara Sekretaris Camat (Sekcam) Plakat Tinggi, Dede Junaedi menjelaskan, bahwa apa yang diusulkan oleh warga C1 Desa Air Ulu, sudah di sampaikan kepada pemerintah kabupaten Musi Banyuasin beberapa waktu lalu.

"Sudah kita sampaikan hal itu kepada Pemkab Muba, tetapi berkemungkinan keterbatasan anggaran dari pemerintah kabupaten sehingga belum di perbaiki sampai sekarang, tetapi kalau di desa yang lain, sudah dapat perbaikan," jelas Dede.

Selain itu juga dia mengatakan bahwa ditahun 2019 ini, berdasarkan Informasinya mendapatkan 19 milyar dari APBD Kabupaten Muba, yang bakal dibangunkan infrastruktur di Kecamatan Plakat Tinggi. (SBG)
 
Support : Creating Website | Jun Manurung | Jun dkk
Copyright © 2016. Publik Zone - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by POSMETRO CYBER GROUP
Proudly powered by Blogger